girl-15754_1920_300Semua orang pasti dengar iklan ya, baik iklan televisi (TV) atau radio. Di bagian iklan ada unsur suara. Ini pasti ada khususnya iklan radio. Beberapa iklan terdengar seperti menggunakan orang yang sama, karena warna dan karakternya sama.

Betul. Yang mengisi suara itu dinamakan sebagai profesi pengisi suara iklan (dubber). Mereka bisa pria, wanita, remaja, dewasa atau orang tua. Tentu tergantung peran yang mau diisi suaranya di iklan tersebut.

Kalau iklan radio, jelas butuh pengisi suara iklan, lha kalau televisi kenapa harus diisi juga suara orang lain? Kenapa tidak pakai suara artis yang bersangkutan?

Ada beberapa alasan, yang pertama saat shooting, suara sang artis tidak terekam bagus. Maka diputuskan diganti dengan pengisi suara iklan. Kedua. Meski artis tadi enak dilihat, tapi belum tentu enak juga suaranya. Karakternya mungkin tidak pas, maka sutradara memutuskan diganti dengan pengisi suara iklan.

Lalu kemampuan apa yang harus dimiliki? Yang pertama, tentu saja suaranya bagus. Namun tidak cukup dengan suara bagus, tapi juga harus berkarakter. Ini tidak mudah, namun bisa dilatih. Biasanya selama 3 bulan lewat kursus maka dapat menjadi berkarakter.

Kemampuan penting lainnya adalah sang pengisi suara iklan harus mampu ‘bercerita’ lewat script atau naskah yang diberikan agar pendengar/pemirsa dapat berimajinasi dengan kata-kata yang diucapkan atau karakter yang diperankan dalam iklan.

Karena itu tantangannya di sini yakni bagaimana memahami naskah iklan dan menjadikan naskah itu seakan bernyawa. Apalagi kadang sang klien meminta banyak hal, termasuk aneh-aneh. Maka sang pengisi suara iklan harus dapat berargumentasi berdasarkan ketrampilan dan pengalamannya agar iklan yang diisi suaranya tetap bagus dan berkualitas.

Peluang selain mengisi iklan adalah mengisi suara film-film seperti film kartun atau sinetron/film bukan berbahasa Inggris seperti telenovela, sinetron Korea, Jepang, India atau Turki. Kalau sudah seperti ini suaranya akan sangat diakrabi oleh pemirsa, meski saat berteu langsung tidak menyadari bertemu dengan pengisi suara artis yang digandrungi dalam sinetron/film tersebut.

Tertarik? Anda bisa mencoba merekam suara Anda dan menyerahkannya ke studio-studio atau agen-agen penyalur pengisi suara. Atau coba hubungi:

  • Sanggar Prathivi
    Jl. Pasar Baru Selatan No. 23
    Jakarta Pusat
    Telp. (021) 381 2365
  • GIC (Galung International Community)
    Jl. Sentosa Raya No. 8 Depok II Tengah
    Depok
    Telp. (021) 7702134, 6860 5066
  • ICJ (Indonesian Commercial Jockey)
    Jl. Timo Terusan No. 9G
    Komplek PLN Duren Tiga
    Jakarta Selatan
    Telp. (021) 7919 7585, 7063 0628
    *(my/20160713)